HR. Muslim
1 Keutamaan wudlu 2 Wajibnya thaharah untuk shalat 3 Sifat wudlu dan kesempurnaannya 4 Keutamaan wudlu dan shalat setelahnya 5 Shalat lima waktu, jumat hingga jumat berikutnya dan ramadan hingga ramadan 6 Doa yang dianjurkan setelah wudlu 7 Wudlunya Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam 8 Ganjil dalam istisntsar dan istijmar 9 Wajibnya membasuh kedua kaki dengan sempurna 10 Wajibnya mencakupkan air ke seluruh bagian anggota thaharah 11 Keluarnya dosa bersama dengan air wudlu 12 Sunahnya memperpanjang cahaya putih dalam wudlu 13 Menjangkau janggut dalam wudlu 14 Keutamaan menyempurnakan wudlu saat waktu-waktu yang tidak disukai 15 Siwak 16 Macam fitrah 17 Wewangian 18 Larangan beristinja` dengan tangan kanan 19 Mendahulukan yang kanan dalam wudlu dan selainnya 20 Larangan buang hajat di jalan dan di bawah tempat teduh 21 Istinja` dengan air setelah buang hajat 22 Mengusap kedua khuff 23 Mengusap ubun-ubun dan imamah 24 Waktu dalam pengusapan khuff 25 Bolehnya melakukan beberapa shalat dengan satu wudlu 26 Makhruhnya memasukkan tangan yang masih meragukan dengan adanya najis ke dalam air dalam wudlu dan selainnya 27 Hukum jilatan anjing 28 Larangan kecing dalam air yang tenang 29 Larangan mandi besar dalam air yang tenang 30 Wajibnya membasuh air kecing dan selainnya dari perkara najis jika mengotori masjid 31 Hukum kencing anak bayi yang masih menyusu dan bagaimana cara mencucinya 32 Hukum Mani 33 Najisnya darah dan bagaimana cara membasuhnya 34 Dalil atas najisnya air kecing dan wajibnya bersuci darinya