HR. Ibnu Majah
1 Kadar air untuk wudlu dan mandi junub 2 Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci 3 Pembuka shalat adalah bersuci 4 Menjaga wudlu 5 Wudlu adalah setengah iman 6 Pahala bersuci 7 Siwak 8 Fitrah 9 Bacaan orang yang masuk WC 10 Bacaan yang dibaca saat keluar WC 11 Dzikir kepada Allah saat masuk dan keluar dari WC 12 Makhruhnya kencing di tempat mandi 13 Kencing dengan berdiri 14 Kencing dengan duduk 15 Makhruhnya menyentuh kemaluan dan istinja` (cebok) dengan tangan kanan 16 Istinja` dengan batu dan larangan untuk menggunakan kotoran hewan dan tulang 17 Larangan menghadap kiblat saat kencing dan buang air besar 18 Bolehnya buang air besar menghadap kiblat dalam bangunan, bukan di tempat terbuka (gurun pasir) 19 Bersuci setelah kencing 20 Barangsiapa yang kencing dan belum menyentuh air 21 Larangan buang hajat di jalan umum 22 Buang hajat di tempat yang jauh dari pandangan (gurun) 23 bersatir bagi orang yang buang air besar dan kencing 24 Larangan untuk berbarengan dalam kamar mandi, atau bercakap-cakap 25 Larangan kencing di air yang tenang (tidak mengalir) 26 Hati-hati saat kencing 27 Orang yang kencing kemudian ada seseorang yang mengucapkan salam kepadanya 28 Istinja` dengan air 29 Barangsiapa menggosokkan tangannya ke tanah setelah istinja` 30 Menutup bejana 31 Mencuci bejana setelah dijilat anjing 32 Wudlu dengan air sisa kucing dan keringanan di dalamnya 33 Keringanan menggunakan air sisa wanita 34 Larangan dari hal tersebut 35 Pria dan wanita mandi dengan satu bejana 36 Pria dan wanita berwudlu dengan satu bejana 37 Wudlu dengan perasan sari buah (semisal arak) 38 Wudlu dengan air laut 39 Orang yang minta tolong untuk membantu wudlunya, lalu air dituangkan kepadanya 40 Seorang laki-laki bangun dari tidur, apakah ia boleh memasukkan tangannya ke dalam bejana 41 Membaca doa saat wudlu 42 Mendahulukan anggota tubuh bagian kanan saat wudlu 43 Berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung dengan satu cidukan (tangan) 44 memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya kembali secara sempurna 45 Wudlu dengan satu kali-satu kali 46 Wudlu dengan tiga kali-tiga kali 47 Wadlu dengan satu kali-satu kali, dua kali-dua kali dan tiga kali-tiga kali 48 Sederhana dalam wudlu dan makhruhnya berlebihan di dalamnya 49 Sempurna dalam wudlu 50 Menyela-nyela janggut 51 Mengusap kepala 52 mengusap kedua telinga 53 Mengusap dua telinga dari kepala 54 Menyela-nyela jemari 55 Membasuh urat keting 56 Membasuh kedua telapak kaki 57 Wudlu sesuai dengan perintah Allah 58 Memercikkan air setelah wudlu (pada kemaluan) 59 Menggunakan sapu tangan setelah wudlu dan mandi 60 Doa setelah wudlu 61 Wudlu dengan wewangian 62 Wudlu setelah tidur 63 Wudlu karena menyentuh kemaluan 64 Kemudahan dalam hal tersebut 65 Wudlu karena (makan) sesuatu yang diubah oleh api 66 Kemudahan dalam hal tersebut 67 Wudlu setelah makan daging unta 68 Berkumur setelah minum susu 69 Wudlu karena mencium 70 Wudlu karena keluar madzi 71 Wudlu karena tidur 72 Wudlu satu kali untuk semua shalat 73 Wudlu untuk bersuci 74 Tidak ada wudlu kecuali karena hadats 75 Kadar air yang tidak terkena najis 76 Haid 77 Air kencing bayi yang belum makan 78 Tanah yang terkena air kencing, bagaimana mencucinya 79 Tanah sebagian dengan sebagian yang lain dapat saling mencucikan 80 Berjabat tangan dengan orang yang junub 81 Mani yang mengenai kain 82 Mengerik mani dari kain 83 Shalat dengan kain yang digunakan untuk bersetubuh 84 Mengusag kedua khuff 85 Mengusap bagian atas dan bawah khuff 86 Penetapan waktu mengusap (khuff) untuk orangyang mukim dan safar 87 Mengusap (khuff) tanpa penentuan waktunya 88 Mengusap dua kaos kaki dan dua sandal 89 Mengusap imamah 90 Tayamum 91 Tayamum dengan satu kali tepuk 92 Tayamum dengan dua kali tepuk 93 Orang yang terluka mengalami junub, lalu khawatir celaka jika mandi 94 Mandi karena junub 95 Mandi junub 96 Wudlu setelah mandi 97 Orang yang junub mencari kehangatan sebelum isterinya mandi 98 Orang yang junub langsung tidur sebelum menyentuh air (mandi) 99 Orang yang mengatakan 'Orang yang junub tidak boleh tidur sebelum wudlu sebagaimana wudlunya untuk shalat…' 100 Orang yang junub jika ingin mengulangi (persetubuhan) hendaklah berwudlu 101 Orang yang menggilir semua isterinya dengan satu kali mandi 102 Orang yang mandi setiap selesai dari menggilir (satu orang) isteri 103 Makan dan minumnya orang yang junub 104 Orang yang mengatakan 'Cukup baginya dengan mencuci kedua tangannya' 105 Memabaca Al-Qur'an tanpa berwudlu 106 Apa yang ada di bawah bulu juga berlaku (hukum) junub 107 Wanita yang bermimpi sebagaimana seorang laki-laki bermimpi (basah) 108 Mandi junubnya seorang wanita 109 Cukupkah jika orang yang mandi junub berrendam dalam air yang diam (tidak mengalir) 110 Adanya air (mandi) karena adanya air (mani) 111 Wajibnya mandi junub jika dua khitan telah bertemu 112 Orang yang mampi basah namun tidak mendapati sperma 113 Memasang satir saat mandi 114 Larangan orang yang menahan kentut untuk shalat 115 Wanita mustahadlah yang telah pasti hari sucinya 116 Wanita istihadhah, darah tidak menentu, dan tidak berhenti 117 Gadis menemui istihadlah pertama, atau ia mempunyai hari-hari haid namun ia lupa 118 Darah haid yang mengenai kain 119 Wanita haid tidak perlu mengqadla shalat 120 Wanita haid mengambil sesuatu dari masjid 121 Apa yang boleh dilakukan oleh seorang laki-laki dari seorang wanita jika sedang haid 122 Larangan mensetubuhi wanita haid 123 Kafarah bagi orang yang mensetubuhi wanita haid 124 Bagaimana cara wanita haid mandi 125 Makan dari sisa wanita haid 126 Anjuran agar wanita yang haid manjauhi masjid 127 Wanita haid yang telah suci melihat cairah kuning dan keruh 128 Wanita nifas, belapa lama waktunya 129 Barangsiapa mensetubuhi isterinya saat haid 130 Makan bersama wanta haid 131 Shalat dengan kain yang dikenaan oleh wanita haid 132 Jika gadis telah haid maka wajib mengenakan kerudung 133 Wanita haid mengenakan pewarna kuku 134 Mengusap kain perban 135 Air liur yang mengenai kain 136 Menyemburkan air ke dalam bejana 137 Larangan melihat aurat saudaranya 138 Barangsiapa mandi junub, kemudian ada sisa bagian yang berlum terkena air 139 Barangsiapa berwudlu dan meninggalkan sedikit bagian yang tak terbasuh