HR. Ibnu Majah
1 Suwaid bin Sa'id telah menceritakan kepada kami 2 Talak sunah 3 Wanita hamil ditalak 4 Barangsiapa manjatuhkan talak tiga dalam satu kali kesempatan 5 Rij'ah (talak yang masih memungkinkan untuk ruju') 6 Wanita yang ditalak dalam kondisi hamil, jika melahirkan maka ia menjadi bain (tidak bisa diruju') 7 Wanita hamil yang ditinggal mati suaminya, jika melahirkan maka ia telah halal untul dinikahi 8 Dimana wanita yang ditinggal mati suaminya menghabiskan masa iddah 9 Apakah wanita yang sedang iddah boleh keluar 10 Apakah wanita yang ditalak tiga berhak mendapatkan nafkah dan tempat tinggal 11 Memberi hadiah kepada wanita yang dicerai 12 Laki-laki mengingkari adanya talak 13 Barangsiapa menjatuhkan talak, atau nikah, atau ruju' dengan main-main 14 Mentalak dalam hati dan tidak mengucapkannya 15 Talaknya orang yang kurang akal, anak kecil dan orang tidur 16 Talak orang yang dipaksa atau lupa 17 Tidak ada talak sebelum adanya pernikahan 18 Ucapan yang bisa menjatuhkan talak 19 Talak tiga kali sekaligus 20 Laki-laki memberi pilihan kepada isterinya 21 Dimakruhkannya wanita mengajukan gugatan cerai 22 Wanita yang dikhulu' (dicerai karena meminta) boleh mengambil apa yang pernah diberikan suami kepadanya 23 Iddah wanita yang di khulu' 24 Ila` (saling laknat dengan sumpah) 25 Zhihar 26 Orang yang melakukan zhihar melakukan persetubuhan sebelum membayar kafarah zhiharnya 27 Li'an 28 Haram 29 Memberi pilihan kepada budak wanita (jika dibebaskan) 30 Talaknya budak wanita dan masa iddahnya 31 Talaknya seorang budak 32 Barangsiapa menjatuhkan talak kepada budak dengan dua kali talak, kemudian membelinya 33 Iddah ummul Walad 34 Makhruhnya berhias bagi wanita yang ditinggal mati suaminya 35 Apakah seorang wanita boleh meninggalkan berhias untuk selain suaminya 36 Seorang laki-laki diperintahkan oleh bapaknya untuk mencerikan isterinya