HR. Ibnu Majah
1 Allah tidak menurunkan penyakit kecuali Allah juga menurunkan obatnya 2 Orang sakit menginginkan sesuatu 3 Penjagaan 4 Jangan kalian paksa orang sakit untuk makan 5 Talbinah (makanan dari tepung) 6 al Habbah as Sauda` (jinten hitam) 7 Madu 8 Al Kam`ah (sejenis tumbuhan) dan al Ajwah (kurma nabi) 9 As Sana (tumbuhan obat) dan As Sanut (madu) 10 Shalat adalah obat 11 Larangan berobat dengan sesuatu yang buruk (racun) 12 Obat diare 13 Obat batuk tenggorokan dan larangan untuk memasukkan jari ke dalam tenggorokkan 14 Obat encok 15 Obat luka 16 Barangsiapa melakukan pengobatan padahal dirinya bukan seorang yang ahli dibidangnya 17 Obat sakit lambung 18 Demam 19 Demam itu dari hembusan jahannam, maka dinginkanlah dengan air 20 Berbekam 21 Tempat berbekam 22 Hari apa yang (bagus) untuk melakukan bekam 23 Kay (pengobatan dengan besi panas) 24 Barangsiapa melakukan pengobatan kay 25 Bercelak dengan istmid (semacam tumbuhan) 26 Barangsiapa bercelak hendaklah dengan bilangan ganjil 27 Larangan untuk berobat dengan khamer 28 Minta kesembuhan dengan Al-Qur'an 29 Inai 30 Kencing unta 31 Lalat masuk ke dalam bejana 32 Sakit 'Ain 33 Barangsiapa minta ruqyah dari penyakit 'Ain 34 Ruqyah yang diperbolehkan 35 Ruqyah dari sengatan ular dan kalajengking 36 Yang Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam jadikan sebagai (sarana) perlindungan, 37 Doa yang digunakan untuk meruqyah dari sakit demam 38 Meniup saat meruqyah 39 Menggantungkan jimat 40 Nusyrah 41 Membunuh ular yang mempunyai dua garis putih pada punggugnya 42 Taajub dengan jiwa optimis dan benci dengan thiyarah (pesimis) 43 Sakit lepra 44 Sihir 45 Rasa takut dan doa yang digunakan untuk meruqyahnya