HR. Ibnu Majah
1 Perihal hakim 2 Terguran untuk berlaku zhalim dan korup 3 Hakim melakukan ijtihad, lalu menemukan kebenaran 4 Hakim tidak boleh menghukumi dalam keadaan marah 5 Jabatan hakim tidak bisa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal 6 Barangsiapa mengaku sesuatu yang bukan miliknya dan bersikukuh di dalamnya 7 Bukti wajib diberikan oleh penuduh, dan sumpah bagi yang tertuduh 8 Barangsiapa bersumpah atas kedustaan untuk mendapatkan harta orang lain 9 Sumpah; saat terampasnya hak 10 Sesuatu yang digunakan oleh ahli kitab untuk bersumpah 11 Dua orang lelaki saling mengaku atas kepemilikan barang, padahal keduanya tidak memiliki bukti 12 Seorang laki-laki barangnya dicuri, kemudian lelaki tersebut mendapati barangnya ada pada seseorang yang menjual barang tersebut kepadanya 13 Hukum sesuatu yang dirusak oleh hewan ternak 14 Hukum bagi orang yang memecahkan sesuatu 15 Laki-laki menyandarkan kayu pada dinding tetangga 16 Jika orang-orang berselisih tentang batas jalan 17 Seseorang yang membangun (bangunan) di lokasi miliknya, namun mengganggu hak tetangganya 18 Dua orang lelaki saling mengaklaim atas sebuah gubuk 19 Barangsiapa menyaratkan adanya kata pasti (tidak ada pembatalan) 20 Memutuskan dengan undian 21 al Qafah (ahli nasab) 22 Memberikan hak anak untuk memilih antara dua orang tua 23 Damai 24 Menghalangi (dari transaksi) orang yang membinasakan hartanya (karena tidak punya kelayakan) 25 Pelaku bisnis bangkrut, sisa barang untuk pemilik saham 26 Barangsiapa mendapati barang miliknya pada pelaku bisnis yang bangkrut, 27 Larangan untuk memberikan kesaksian kepada pihak yang tidak memintanya 28 Seseorang tidak sadar jika dirinya mempunyai persaksian 29 Saksi dalam masalah hutang piutang 30 Orang yang tidak layak jadi saksi 31 Memutuskan hukum dengan adanya saksi dan sumpah 32 Kesaksian palsu 33 Kesaksian sebagian ahli kitab atas sebagian yang lain 34 Seorang lelaki memberikan pemberian kepada anak tanpa imbalan 35 Seseorang memberikan sesuatu kepada anak kemudian memintanya kembali 36 Umra (hibah hunian) 37 Ruqba (hibah hunian) 38 Mengambil kembali pemberian 39 Barangsiapa memberikan suatu hibah kemudian mengharap pahala kebaikannya 40 Pemberian seorang wanita tanpa izin dari suaminya 41 Mengambil kembali pemberian sedekahnya 42 Seseorang mendapati barang yang disedekahkannya dijual, apakah ia boleh membelinya kembali 43 Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu kemudian mewariskannya 44 Wakaf 45 Peminjaman 46 Titipan 47 Orang jujur jika melakukan bisnis akan beruntung 48 Hiwalah (pemindahan hutang) 49 Kafalah (penjaminan) 50 Berhutang dan berniat membayarnya 51 Berhutang dan berniat untuk tidak membayarnya 52 Teguran keras dalam masalah hutang 53 Barangsiapa meninggakan hutang atau tanggungan (keluarga) maka itu bagi Allah dan rasul-Nya 54 Memberi perpanjangan waktu kepada orang kesusahan 55 Minta hak pembayaran dengan baik 56 Memberi pelunasan dengan baik 57 Pemilik saham mempunyai wewenang 58 Hak penahanan karena hutang 59 Memberi pinjaman 60 Melunasi hutang mayit 61 Tiga tipe manusia yang Allah akan melunasi hutang mereka 62 Penggadaian 63 Gadai hewan, dikendarai dan diperah susunya 64 Barang gadai akan menjadi milik penerima gadai jika tidak ada pelunasan 65 Balasan bagi penyewa 66 Pemberian upah pekerja dengan memberikan makan, 67 Lelaki menyiram (tanaman) dengan upah satu kurma setiap satu ember, 68 Bagi hasil pertanian dengan sepertiga dan seperempat bagian 69 Menyewakan lahan pertanian 70 Keringanan untuk menyewakan lahan pertanian kosong dengan emas dan perak 71 Penyewaan lahan dengan bagi hasil yang dilarang 72 Keringanan untuk melakukan bagi hasil dengan sepertiga atau seperempat 73 Penyewaan lahan pertanian dengan imbalan makanan 74 Menanami lahan orang lain tanpa izin 75 Menyewakan penggarapan pohon kurma dan anggur 76 Mengawinkan pohon kurma 77 Kaum muslimin berserikat dalam tiga hal 78 Pembagian dalam penggunaan mata air (untuk pengairan) 79 Larangan menjual air 80 Larangan menjual kelebihan air untuk mencegah tumbuhnya rerumputan 81 Minum dengan bejana, dan kadar bolehnya menahan air (dalam pengairan) 82 Pembagian jatah air 83 Batas sumur 84 Batas pohon 85 Menjual hunian namun tidak menentukan harganya 86 Barangsiapa menjual barang berserikat hendaklah memberitahu sekutunya 87 Syuf'ah untuk tetangga 88 Jika batas sudah jelas maka tidak ada lagi syuf'ah 89 Meminta hak syuf'ah 90 Unta, sapi dan kambing yang tersesat 91 Barang temuan 92 Menemukan sesuatu yang dikeluarkan oleh tikus (dari lubangnya) 93 Barangsiapa menemukan harta karun 94 Mudabbar (budak yang bebas setelah tuannya meninggal) 95 Ummul Walad (budak yang melahirkan anak dari tuannya) 96 al Mukatib (budak yang membebaskan diri dengan tebusan) 97 Pembebasan 98 Barangsiapa yang budaknya adalah dari kalangan mahramnya sendiri, maka budak tersebut menjadi merdeka 99 Barangsiapa membebaskan budak dengan mensyaratkan tetap melayaninya 100 Barangsiapa membebaskan bagiannya pada diri seorang budak yang dimilik secara berserikat 101 Barangsiapa membebaskan budak yang memiliki harta 102 Membebaskan anak zina 103 Barangsiapa membebaskan budak yang bersetatus suami isteri, hendaklah dimulai dari suaminya