HR. Ibnu Majah
1 Teguran keras dari membunuh seorang muslim dengan zhalim 2 Apakah ada pintu taubat orang yang membunuh seorang mukmin 3 Pihak terbunuh mempunyai tiga pilihan, 4 Barangsiapa membunuh dengan sengaja, lalu mereka rela dengan tebusan 5 Diat pembunuhan semi sengaja 6 Diat pembunuhan karena kesalahan 7 Diat ditanggung oleh 'Aqilah (kerabat), jika tidak ada maka baitul mal 8 Barangsiapa menghalangi antara wali korban dengan qishash atau diat 9 Yang tidak ada qishash di dalamnya 10 Orang yang melukai diqishash sebagai tebusan 11 Diat bagi janin 12 Diat (tebusan) bisa diwariskan 13 Diat orang kafir 14 Pembunuh tidak mewarisi 15 Tebusan yang harus dibayar wanita ditanggung oleh kerabatnya, sementara warisannya untuk sang anak 16 Qishash pada gigi 17 Diat gigi 18 Diat jari jemari 19 Luka yang menampakkan luka bagian dalam 20 Barangsiapa mengigit orang lain, lalu orang tersebut menarik tangannya hingga giginya tanggal 21 Muslim tidak dibunuh karena membunuh orang kafir 22 Bapak tidak dibunuh karena membunuh anak 23 Apakah orang merdekan dibunuh karena membunuh budak 24 Pembunuh dibunuh sebagaimana (cara) ia membunuh 25 Tidak ada qishash kecuali dengan pedang 26 Seseorang tidak boleh berlaku kriminil kepada orang lain 27 al Jubbar (tidak ada jaminan kerusakan) 28 al Qusamah (penyumpahan) 29 Barangsiapa menyayat budaknya, maka budak tersebut menjadi bebas 30 Kematian yang paling terhormat adalah orang beriman 31 Kaum muslimin darah mereka sama 32 Barangsiapa membunuh seorang yang terikat dengan perjanjian 33 Barangsiapa memberi jaminan keamanan kepada seseorang, maka membunuhnya adalah 34 Memaafkan pembunuh 35 Memaafkan dari menuntut qishash 36 Wanita hamil tetap wajib menerima qishash