HR. Bukhari
1 Bab 2 Menghibahkan barang yang sedikit 3 Orang yang minta hibah dari kawannya 4 Meminta minum 5 Menerima hadiah dari hasil buruan 6 Menerima hadiah 7 Orang yang memberikan hadiah kepada sahabatnya 8 Hadiah yang tidak ditolak 9 Pendapat yang mengatakan "Boleh menghibahkan barang yang tidak ada di tempat" 10 Imbalan dalam hibah 11 Hibah untuk anak 12 Saksi dalam hibah 13 Hibah suami untuk isteri dan isteri untuk suami 14 Menghibahkan seorang budal wanita kepada selain suaminya 15 Kepada siapa hadiah harus dahulu diberikan? 16 Tidak menerima hadiah karena ada sebab 17 Jika menerima hibah atau menjanjikannya, kemudian ia meninggal sebelum hibah tersebut diberikan 18 Bagaimana serah terima budak dan barang? 19 Jika memberikan hibah kemudian diterima oleh orang lain, namun ia tidak mengatakan 'Aku telah menerimanya' 20 Jika menghibahkan hutang kepada orang lain 21 Hibah satu orang untuk orang banyak 22 Hibah yang telah diambil dan yang belum, hibah yang telah dibagi dan yang belum 23 Jika suatu jamaah memberi hibah untuk suatu kaum 24 Barangsiapa diberi hibang dan di sekelilingnya ada banyak orang, maka ia lebih berhak 25 Hadiah sesuatu yang dilarang untuk dipakai 26 Menerima hadiah dari orang musyrik 27 Hadiah untuk orang musyrik 28 Seseorang tidak boleh mengambil kembali sesuatu yang dihibahkannya 29 Penjelasan tentang umra dan ruqba 30 Meminjam kuda dan hewan tunggangan dan selainnya dari manusia 31 Meminjam untuk pengantin saat nikah 32 Keutamaan menihah 33 Jika seseorang berkata 'Aku berikan budak ini untuk membantumu sebagaimana yang lazim diketahui oleh manusia', 34 Jika memberi tumpangan seseorang di atas kuda maka itu seperti umra dan sedekah